Kali ini aku mo share oleh-oleh kegiatanku selama liburan. Satu bulan kemarin terhitung dari tanggal 23 Desember sampai 22 Januari aku menghabiskan liburanku sambil melancarkan kemampuanku berbahasa inggris di kampung unik yang terkenal dengan nama kampung Inggris. Kampung ini resminya adalah desa Tulungrejo, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Letaknya sekitar 25 km dari kota Kediri dan kota perlintasan Kediri-Malang via Batu. Desa yang cukup kecil dengan hawa yang panas khas daerah dataran rendah.
Yang menarik dari kampung ini, sesuai namanya adalah banyaknya tempat kursus bahasa inggris, dan bahasa lain. Kampung ini tidak serta merta menyandang nama itu, setelah 30 tahun ada satu orang yg dengan keras kepala mengajarkan bahasa asing itu ke penduduk kampung ini akhirnya membuat seluruh desa akhirnya dikenal sebagai tempat belajar bahasa inggris dengan harga terjangkau, berkualitas dan tidak jauh dari rumah. Yang lebih menarik lagi bahwa popularitas kampung ini hanya berasal dari kabar mulut ke mulut dari alumni yang sudah merasakan belajar bahasa di kampung ini.
Pada dasarnya kursus bahasa inggris di desa ini menyediakan 6 kelas besar yaitu speaking (Daffodil, Marvelous), structure (Smart, Kresna, Mahesa, Global), pronounciation (Marvelous), TOEFL (ELFAST), writing (ELFAST, SMART, Global) dan vocabs+expression. Nah yang menarik lagi adalah jarang sekali satu kursus memiliki semua kelas tersebut dan terkenal bagus. Jadi sebaiknya memang perlu survey dulu tempat kursus mana yang akan diambil, jika tidak mau terjebak dikursusan antah barantah. Nama-nama kursus diatas hanyalah hasil dari kompilasi pendapat teman2 dan pengalamanku yg sangat subjektif selama disana.
Durasi tiap kelas biasanya satu bulan (hanya di Kresna yang ada program 2 minggu) dan pendaftaran dibuka setiap tanggal 10 dan 25 tiap bulannya, saranku datanglah untuk ikut periode 10 karena kemungkinan kelas yang dibuka lebih banyak dibandingkan periode 25. Setahuku hanya ada dua tempat kursus (BEC dan SMart) yang mengadakan test untuk menyaring calon peserta yang ingin mengambil kelas itu. Disini semua kelas rata-rata waktu belajarnya 1.5 jam tiap hari, Senin – Jum’at, mulai dari jam 5.30 sampai jam 21.00. Menarik sekali jika melihat bagaimana semangat orang2 belajar disana, begitu selesai sholat subuh maka jalanan kampung itu akan penuh dengan orang-orang yang jalan menuju tempat kursusnya masing-masing. Dan jangan heran jika mendengar orang guman2 ga jelas dalam bahasa inggris, bisa jadi mereka adalah yang sedang berusaha menghafal vocabs. Satu lagi, biasanya setiap bulan tempat2 kursus itu mengadakan liburan ke Bali atau ke Bromo dengan mengajak murid2nya sehingga mereka punya ajang berlatih berbicara dengan orang asing dengan bahasa inggris. Cara menyenangkan lagi untuk belajar bahasa khan?
Hal yang menarik adalah betapa murahnya biaya belajar bahasa inggris disana. untuk biaya rata-rata tidak lebih dari 120rb/kelas, bahkan jika ambil yang paket (speaking, grammar, vocabs, pronounciation) ada beberapa kursus yang biayanya tidak lebih dari 300 rb (plus camp). Untuk makan juga jangan kuatir, satu porsi pecel lele 3rb, soto, chinese food, bakso 5rb, steak-pun cuma 12rb. pokoknya semua ringan dikantong deh. Untuk tempat kost, ada dua tipe, bisa tipe camp (24 jam kudu pake bahasa inggris) atau kost biasa. Harganya paling mahal 200rb itupun buat kost cewek (kost cowok biasanya lebih murah dan butut daripada kost cewek..:). Dari pengalamanku disana, sebulan aku kursus disana biayanya total tidak lebih dari 1jt, bayangkan kalo aku kursus di kursusan di Bandung, uang segitu cuma untuk satu kelas yg kemungkinan tidak akan membekas.
Kenapa bisa? Karena rata-rata pendiri kursus disana masih punya idealisme yang sama untuk bisa berbagi keahlian bahasa inggris untuk sebanyak mungkin orang, bahkan banyak kursusan yg memberi diskon 50 % jika kita alumni pondok salaf. Hal ini yang aku pelajari selama tinggal disana, bagaimana keyakinan orang-orang disana yang berbagi keahlian dan semangat belajar akhirnya mampu menggerakkan ekonomi suatu desa. Suatu hal yg aku yakin bisa membawa Indonesia menuju kejayaannya dan banyak ada di negara ini. Satu semangat dan potensi lokal yang perlu dikembangkan. Terlebih disana peran pemerintah tidak terlalu tampak untuk mensupport perkembangannya.
Saat disana aku juga menemukan wajah bangsaku yang beranekaragam dengan segala karakternya. karena disana banyak sekali pelajar yang datang dari lombok, makassar, semua kota di jawa, sumatra, dan lainnya. Saat aku berbincang dengan mereka, aku semakin diyakinkan bahwa bangsa ini adalah bangsa besar yang hanya perlu dibangunkan dari kenyamanannya untuk mengejar kebesarannya. Dan mereka yang mulai kampung inggris ini juga mungkin adalah orang yang melihat potensi ini dan jatuh cinta pada bangsa ini.
Kesimpulannya jika ada waktu luang yang cukup panjang, ingin belajar bahasa inggris sampai bisa ngobrol dengan native dan mau belajar semuanya dengan harga murah maka kampung inggris adalah solusinya. Tapi sayangnya jika teman2 sudah merasa tidak mengalami kesulitan berbicara bahasa dan hanya ingin menyempurnakan penguasaan bahasa inggris, maka sulit sekali menemukan kursus yang bisa mengakomodasikan hal itu. Kampung inggris akan sangat membantu jika memang teman2 tidak bisa bahasa inggris sama sekali dan ingin bicara layaknya english native speaker dalam 2 – 3 bulan. Tapi sekali lagi seperti Socrates bilang, bahwa semua pembelajaran pada akhirnya berpulang pada kita, semuanya dimulai dari niat sendiri dan kesungguhan kita untuk mengambil semua manfaat dari kelas yang kita ikuti.
10 responses to “Kampung Inggris”
nurmaidah
April 11th, 2010 at 20:43
mmm…
w pgen bgd ksana, tapi ga da temennya neh..
low dari jakarta gw naik apa ya?
truz kalo gw udah kursus disana, apa gw bisa ngomong b.inggris dengan lancar…
hoohohohohoh
oktamalandi
April 12th, 2010 at 02:48
cari temen lah,klo dah disana lo bakal ktemu banyak temen ko. Klo lo mo naik kereta, pokoknya yg lewat kombang atau kediri, dari sana lo bisa nanya angkot yg arah pare, kediri, mereka rata2 tahu kendaraan kesana naik apa., Begitu udah nyampe pare, lo tinggal nanya dimana kampung inggris, semua orang Ppare rata2 tahu.
Kalo urusan setelah disana bisa ato g, itu urusan lain. Yang bisa gw bilang, pengajar disana profesional dan mengajarkan bahasa inggris dengan benar dan cepat. Klo butuh ingo lanjut kontak2 gw aj.
kodok papua
August 14th, 2010 at 11:32
i m coming ……..
yandraz
October 14th, 2010 at 19:21
Wah..wah..pas googling ketemu blog ini..
Gw pertama liat blog yg kuliah di msm-itb..kebetulan ada rencana lanjut kuliah juga (dan cabut dari perusahaan gw skr). Blognya so inspiring bro, bikin tambah semangat buat kul lagi..hehe
Btw, gimana setelah kul di msm-itb selama ini bro, kesan2nya..?
Anyway..gw juga pernah di pare..hampir 2 bulan gw dsana..so inspiring place juga tuh bt gw..dan selalu ngangenin..
Thanks anyway.
oktamalandi
October 26th, 2010 at 00:52
Hehehe makasih udah mampir, nanti aku tulis y bro gmana pengalaman kuliah di MSM. Oiya dulu sempat di Pare? Kursus dimana?
ira
October 24th, 2010 at 09:18
Ira pengen kesana tadinya mu bulan ini tapi ga ada temen+ kalo pergi sendiri ga di ijin kan ortu, adanya temen ira maunya bulan november yowes november aja.. hehehe… Ira mu ambil SMART disana, soalnya ira tipe harus dipaksa kalo belajar, hehe… ga apa2kan ngeprint brosurnya di internet tapi yang 2009 apa 2010 sama biayanya? ada brosur terbaru ga ya? okta dulu di mana tmpat lesnya?
oktamalandi
October 26th, 2010 at 00:55
kayaknya si sama, aku kmarin disana tahun 2010 kok. Dsana itu tergantung mo ngambil lesnya yg apa, apakah mo lancarin pronounce, blajar structure, belajar conversation ato cuma TOEFL aj. Masing2 tempat les punya kelebihan dan kekurangan masing2, klo aku waktu itu di Marvel karena aku pengen nglancarin pronounce saja. Dan Tuhan baru tahu klo bahasa inggris yg bener itu pronounce-nya ga kalah susah dibandingkan tajwid Al Qur’an..:0
arina rodika
May 11th, 2011 at 21:33
hallooo assalamualaikum,
saya rencana bulan depan ksana stlh uas kuliah. maunya ambil paket di marvelous (4 program+camp).
what’s your opinion ’bout the place? recommended?
di tempat itu ngadain liburan bareng juga ga akhir bulan?
makasih, arina.
oktamalandi
May 11th, 2011 at 22:22
Arina dari mana? di Kampung Inggris sangat jarang akomodasi yang standarnya seperti kost-kost layak dikota besar, rata2sangat sederhana dan cenderung “apa adanya”. Saranku jangan ngambil camp Marvel, kcuali siap dengan segala kesederhanaan yg ada, cari kost yg lain aj, karena biasanya kost disana juga menyediakan program pengayaan diluar kelas atau bahkan english camp yg bener2 strict.
Tapi lain soal klo bicara tentang proses pengajaran bahasa inggrisnya. Untuk ukuran harga dan manfaat yg bisa diperoleh sangat recomended pisanlah. Cuma harus pinter2 milih kursusannya, klo di Marvel yg bagus di pronounciation dan speaking, sisanya standar seperti tempat lain.
Jadi saranku klo mo ksana harus tahu dulu apa yg mo dikuatin. Klo soal jalan2 pas liburan malah biasanya Marvel ngadainnya satu batch bisa dua kali dengan yang paling gede biasanya ke Bali. Tapi itu juga tergantung peminatnya, mo pada ikut atau tidak. Di Marvel semuanya negotiable
oktamalandi
January 6th, 2012 at 09:36
halo,
Maafkan lama membalasnya, bagaimana setelah ke Pare? ada pengalaman menarik?