Didalam olah raga kita tidak pernah dikalahkan, yang adalah hanyalah kita kehabisan waktu untuk menang.

Vince Lombardi-

Itu mungkin hanyalah sekedar perkataan dari seorang pelatih tim football yang terkenal di Amrik sono. Tetapi apa yang terkandung didalam kalimat itu sebenarnya adalah esensi dari kemenangan dalam hidup.

Beberapa hari yang lalu aku memfasilitasi pelatihan untuk sebuah instansi. Pelatihan yang dirancang ini dengan materi dalam dan luar kelas. Materi luar kelas adalah materi yang melibatkan kerjasama tim dan permainan beregu. Singkat cerita aku mendapatkan pelajaran yang berharga saat aku memfasilitasi pelatihan ini. Permainan adalah cerminan dari bagaimana kita menjalani hidup sehari-hari. Trainerku selalu bilang small group adalah cerminan dari fasilitatornya. Dan kali ini trainerku tidak salah lagi, aku melihat ada beberapa kemiripan dalam small groupku dengan sifatku. Ada yang bagus dan ada yang buruk. Tapi pada intinya aku mendapat pelajaran dari bagaimana mereka menyelesaikan tantangan yang dirancang.

Small groupku orangnya sangat analitis, ngeyelan, ragu dalam mengambil tindakan dan suaranya paling kencang, tetapi small group ini juga punya banyak hal positif diantaranya sangat taat pada aturan, tidak mudah menyerah dan saat terjepit juga bisa untuk berpikir kreatif. Jadi small groupku ini benar-benar menggambarkan siapa diriku. Adakalanya aku takut untuk memegang suatu kelompok yang sangat mirip dengan diriku karena aku takut kelompok itu tidak akan bekerja jika mengacu pada diriku. Tetapi kali ini aku bertekad berbeda, aku ingin benar-benar terlibat sepenuhnya, ibaratnya aku berikan sepenuh hatiku. Tidak menyangka akhirnya teamku malah menjadi team yang paling kompak, dan sangat bagus komunikasinya. Bahkan untuk sesi-sesi yang small group lain nampak tidak bekerja, hal itu tidak terjadi di small groupku. Trainerku sampai berkata saat kau berikan hatimu pada teammu, maka teammu akan memberikan segalanya, dan itu yang aku alami.

Pelajaran itulah hal yang terpenting dari training itu, kerja yang optimal hanya akan terjadi saat ada hati didalamnya. Itu yang aku alami, saat aku bekerja dengan seluruh apa yang ada dalam diriku, maka hasil akan mengikuti hasilnya. Aku memang agak melankolis waktu itu karena ada hal luar biasa yang terjadi dalam hubunganku. Sebabnya juga adalah tentang kesungguhan hati untuk memilih suatu pilihan, dan alhamdulillah Allah langsung memberiku pelajaran bahwa tidak peduli pilihan apapun yang aku pilih, selama aku menjalaninya dengan sepenuh hati maka cepat atau lambat hal itu akan menghasilkan. Secara tidak langsung itu menghapus keraguanku terhadap pilihan yang aku ambil. Karena bukan hanya pemahaman yang berasal dari pikiran yang aku dapatkan, tetapi hasilnya secara materi juga langsung aku dapatkan.

Kebetulan small groupku akhirnya menang dalam performing art dan mendapat hadiah. Hal itu sedikit banyak mengobati rasa penyesalanku tidak berhasil membawa mereka untuk menang di permainan lainnya, padahal mereka adalah kandidat kuat untuk menang. Yang membuatku terharu dan bahkan menangis adalah mereka memberikan hadiah yang mereka dapatkan kepadaku. Sungguh hal itu mengagetkan karena selama ini aku tidak pernah merasakan pengalaman luar biasa seperti ini.

Aku lalu berpikir mungkin memang beginilah hidup, Tuhan tahu bagaimana membayar dari setiap usaha yang dilakukan oleh hamba-Nya. Yang menjadi tugas kita sebenarnya hanyalah menyempurnakan ikhtiar dan meluruskan niat kita saja. Kehidupan merupakan suatu system yang kompleks dimana semuanya merupakan bagaimana persangkaan kita padanya. Mensyukuri dan mengambil pelajaran dari setiap kejadian akan membuat hidup kaya dan tidak mudah mengeluh. Jadi seperti pernyataan Vince Lombardi di awal tulisan, jika kehidupan itu adalah waktu yang kita jalani di dunia ini, maka kita tidak akan pernah kalah saat kita tidak menyerah kalah. Tetapi ada satu hal yang perlu kita amati adalah bagaimana kita menjalani setiap waktu yang kita punya, karena kalah menang hanya ditentukan dari seberapa efektif kita memanfaatkan waktu yang ada. Itulah yang membuat aku sangat suka dengan kata-kata dari film Dead Poet Society, Carpe Diem, Vita brevis!! Seize the day, Cherish your Life…:D

Advertisements