Dibelakang pria hebat pasti ada wanita besar sebagai pendukungnya…

Entah sejak kapan aku pernah mendengar kutipan diatas, tapi yang pasti semakin aku dewasa, semakin mengertilah bahwa pernyataan ini benar. Pentingnya peran seorang puan bahkan membuat satu tanggal yang khusus untuk didedikasikan pada ibu-ibu di Indonesia. Namanya hari Ibu, yang diperingati setiap tanggal 22 Desember 2008.

Kemarin bersamaan dengan hari Ibu, my beloved mom had her 51st birthday. She’s quite old enough today, even every day I watch her, she looks getting older faster then actually she is. I love u mom, I hope best wishes happen to u, His blessing surround u and joy and happiness occur all days u’ve been through. I always love and proud of u mom…:D

Seorang ibu adalah harta terbesar dari seorang anaknya, pujaan hati sepanjang hidupnya, dan keramat untuk kehidupan. Kasih sayangnya tidak pernah berbatas, seperti matahari yang memberi tanpa ada berharap mendapat kembali. Seperti matahari pula kasihnya untuk anak-anaknya adalah suatu keniscayaan yang hadir dari setiap sentuhan dan tindakannya.

Tetapi di hari yang sama aku berada di pulau Batam, membantu dua training sekaligus. Aku sangat menikmati pekerjaanku ini, karena selalu ada kejutan berbeda dari setiap kota yang dikunjungi. Kejutan pulau Batam kali ini untukku adalah bertemu dengan seorang perempuan luar biasa yang merupakan istri dari orang nomor satu di propinsi ini. Seorang puan hebat dengan segala pencapaiannya, sangat cerdas, bersemangat dan di umurnya yang lebih dari 60 tahun masih punya banyak impian, visi yang masih dikejar. Satu hal yang paling aku kagumi adalah semangatnya untuk terus belajar dan berbagi. Dua hal itu terus memancar dari pribadinya yang memang luar biasa itu.

Perempuan-perempuan seperti itulah yang selalu membuatku kagum dan tertarik, perempuan yang dengan semangatnya mewujudkan semua impiannya, dengan kasihnya memeluk semua yang ada disekitarnya untuk membuatnya terus bertumbuh, dan dengan kesabarannya membimbing anak-anaknya menjadi manusia berguna untuk lingkungan, bangsa dan agamanya. Menjadi penyejuk dan api bagi suaminya. Hehehe aku menjadi semangat untuk mencari belahan jiwaku itu, seorang perempuan dengan segala kelemahan dan kekuatannya menjadi pelengkap dan pendorongku. Pesan ibu gubernur malam itu padaku adalah carilah pendampingmu dengan bersungguh-sungguh. Kata-kata pendek yang keluar dari kebijaksanaan perjalanan hidup setelah sekian lama. Mungkin kata-katanya biasa terdengar, tetapi satu hal yang berbeda adalah adanya aura yang tidak bisa dijelaskan yang menguatkan pesan itu langsung masuk ke kesadaran diri. Pesan seperti inilah yang dinamakan hikmah dan akan menjadi penjuru pengarah keputusan dalam kehidupan. Terimakasih ibu.

Dalam perjalananku aku selalu dikelilingi wanita-wanita hebat yang membuatku selalu menaruh hormat dan sayang kepada mereka. Perempuan yang dengan pencapaian, kasih, dan kesabarannya selalu menginspirasiku. Entah kapan salah satu dari mereka akan menjadi ibu dari anak-anakku, mungkin Allah masih menyimpankan salah satu bidadarinya untukku. Itu yang aku percaya…:D

NB : Jika ada yang bertanya kriteria macam apa perempuan itu, japri (oktamalandi@gmail.com) aja y, siapa tahu kita bisa hang out bareng….:D

Advertisements