‘ Manusia adalah ibarat buku yang terbuka, saat memandang didalamnya, maka akan ada pembelajaran, kejutan dan memory yang tertuliskan ‘

Itu kalimat sederhana dari sebuah buku yang mengajarkan tentang Appreciative Inquiry (AI). AI sendiri adalah pendekatan yang cukup baru tentang bagaimana melakukan perubahan sosial yang berbeda dengan rekonstruksi sosial lainnya. Jika selama ini pendekatan untuk mengatasi permasalahan di masyarakat adalah dengan mengatasi masalah yang timbul itu, maka di AI untuk mengatasi masalah bukanlah dengan membedah masalah itu dan berusaha memperbaiki masalah itu sendiri, tetapi lebih dengan belajar dari apa yang sudah berhasil dan bekerja dengan baik yang kemudian dari apa yang diperoleh dari hal-hal baik itu dimimpikan apa yang akan terjadi di masa depan dengan hal-hal baik tersebut. Dengan menentukan tindakan apa yang perlu dilakukan membuat hal itu dapat diwujudkan, maka impian sebesar apapun lambat laun akan terwujud.

Dari pemahaman yang demikian pada akhirnya aku menarik suatu kesimpulan bahwa alangkah indahnya jika dalam suatu komunitas atau masyarakat setiap individunya bisa saling belajar dan kemudian menciptakan pemahaman dan inovasi baru yang merupakan akumulasi dari hal-hal baik yang berasal dari pengalaman dan impian dari setiap individu. Hal itu yang kemudian aku sadari bahwa itulah awal dari terbentuknya masyarakat terbuka versi Haegel. *

* Jika mungkin tulisan diatas terlalu berat maka kesimpulannya adalah teruslah berbagi terhadap apapun yang terjadi dalam keseharian teman-teman, tetapi berbagi hal-hal yang baik, menyenangkan dan saling menginspirasi, karena dari cerita-cerita itu kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi kemudian.

Advertisements