sunrise

Selamat pagi dunia!!

Hari ini aku menulis ini pada waktu matahari baru saja memulai perjalanannya. Saat ayam masih terdengar kokoknya dan sang muadzin baru saja pulang dari suraunya. Semalam aku baru tidur jam 3 dini hari tetapi entah apa yang terjadi jam 4.30 aku terbangun dari tidur itu dan rasa pertama kali yang kurasakan adalah LUAR BIASA..!!

Rasanya tidur yang hanya sebentar itu sudah cukup untuk mengurai semua lelah dari tubuh dan hati berbunga-bunga semangat untuk menjalani hari. Pagi ini aku bahagia. Bahagia bahwa aku masih diizinkan hidup untuk sehari lagi, bahagia bahwa tubuh ini masih bangun tak kurang suatu apapun, bahagia bahwa aku masih merasakan apapun yang aku butuhkan adalah cukup dan terutama bahagia bahwa  aku akan menjalani hari lain yang luar biasa untuk beribadah kepada-Nya dan bermanfaat untuk orang lain.

Perasaan ini jujur jarang aku alami, dan aku sudah menamai perasaan ini sebagai perasaan seimbang. Cukup! Tidak lebih dan tidak kurang. Rasanya begitu tenang, aman, nyaman dan bersyukur. Bersyukur terhadap semua yang aku punya dan aku alami, bersyukur terhadap kesempatan-kesempatan yang akan aku alami. Dan terutama bersyukur bahwa aku masih memijak bumi untuk memberi arti.

Pikiranku sempat mengembara bahwa mungkin inikah yang selalu dirasakan bagi orang-orang yang selalu berserah  dan bersyukur. Orang-orang yang telah menemukan kesejatian hidup dan maknanya di bumi ini. Orang-orang yang telah mengalami pencerahanterhadap arti tentang hidup itu sendiri. Aku tidak berkata bahwa aku telah sampai pada tingkatan mereka. Karena dosaku masih menggunung, ilmu dan amalanku masih jauh untuk mencapai tahap itu dan hati ini masih belum sampai pada keimanan tak tergoyah, berserah dan terus bersyukur.terhadap semua yang terjadi.

Perasaan yang aku rasakan pagi ini adalah apa yang aku namakan seimbang, tak berani aku berharap ini akan terus terjadi setiap paginya. Namun apa yang aku rasakan pagi ini hanya sanggup aku ungkapkan dengan satu doa pendek setelah Subuh pagi tadi ” Terima kasih Allah, telah Engkau anugerahi hamba ini begitu banyak kenikmatan, bimbinglah hambamu ini agar bisa selalu mensyukurinya dan berserah terhadap setiap ketetapan-Mu” . Itulah mungkin jalan menuju SEIMBANG.

Advertisements